1 KORINTUS 15: 42-45


Demikian pula halnya dengan kebangkitan orang mati. Ditaburkan dalam kebinasaan, dibangkitkan dalam ketidakbinasaan.

Ditaburkan dalam kehinaan, dibangkitkan dalam kemuliaan. Ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan.

Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah.

Seperti ada tertulis:"Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.
1 Korintus 15: 42-45

Tampilkan postingan dengan label Adam vs Kristus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adam vs Kristus. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 September 2014

Mempertahankan Kesembuhan


   


64
 
Mempertahankan Kesembuhan (Yohanes 5:1-17)

Seseorang datang kepada orang yang mendoakannya dan berkata "Percuma saya didoakan, ternyata Allah membatalkan kesembuhan-Nya". Orang lain ada yang menganggap bahwa kesembuhan Ilahi itu hanyalah suatu ilusi kemudian setelah sampai dirumah akan kembali lagi sakit.

Apakah pendapat tersebut benar? Memang bisa saja terjadi kesembuhan yang palsu di dunia ini, sebab pada akhir zaman akan ada pemalsuan mujizat dari Iblis (2Tesalonika 2:9-10). Jawabannya adalah seperti di dunia perbankan. Apakah anda berhenti mendirikan bank hanya karena adanya uang palsu yang beredar? Tentu tidak. Kita tetap mendirikan bank karena ada uang-uang asli dan justru dengan mendirikan bank kita akan mengetahui mana uang palsu dan mana uang asli. Demikian pula dengan kesembuhan dan mujizat. Kita hanya dapat membedakan yang palsu kalau kita terus berada di dalam gereja yang sehat dan mempraktekan kesembuhan-kesembuhan dan mujizat yang asli.

Adapula orang yang beranggapan bahwa kesembuhan-kesembuhan yang terjadi di dunia kekristenan adalah kesembuhan yang tidak asli, karena tidak semua orang yang hadir disembuhkan Tuhan. Apakah anda berhenti mendirikan rumah sakit karena tidak semua orang yang ke rumah sakit itu disembuhkan? Mengapa anda tetap mendirikan rumah sakit sedangkan tidak semua orang disembuhkan dan bahkan banyak yang mati?



Dikatakan dalam Markus 6:5,6ala (Yesus) tidak dapat mengadakan satu mujizat pun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakan tangan-Nya atas mereka. Ia (Yesus) merasa heran atas ketidakpercayaan mereka.

Wah! Bayangkan, Yesus saja yang dipenuhi urapan dan kuasa secara penuh namun Ia tidak dapat mengadakan mujizat karena ketidak-percayaan mereka.
Jadi ketidak percayaan adalah penghalang utama segala berkat-berkat rohani, mujizat-mujizat dan kesembuhan-kesembuhan Ilahi.

Jadi mujizat Tuhan itu asli dan dapat dibuktikan secara medis. Kesembuhan dari Tuhan itu bukanlah ilusi, kesembuhan itu benar dan nyata.
Mari kita teliti mengapa ada orang yang setelah disembuhkan kembali kepada keadaannya yang sebelumnya?

Kembali Kepada Penyebab Penyakit (Yohanes 5:14)
Yesus berkata supaya orang yang telah disembuhkan itu tidak berbuat dosa lagi. Rupanya penyebab penyakitnya adalah dosa. Jadi ada orang yang dapat menderita penyakit yang lebih parah lagi kalau ia kembali kepada penyebab dari penyakit tersebut yaitu dosa.


”Engkau telah sembuh;
jangan berbuat dosa lagi,
supaya padamu jangan terjadi
yang lebih buruk.”
Yohanes 5:14b

Orang yang disembuhkan adalah seperti mencicipi makanan pembuka, ia perlu makanan utama yaitu diajarkan bagaimana menjalani kehidupan di dalam kerajaan Allah. Orang yang telah disembuhkan perlu menemukan apa yang penyebab sakit penyakitnya dan menghindari agar tidak terjatuh ke dalam dosa-dosanya yang lama yang menyebabkan penyakit tersebut. Dosa-dosa yang cenderung diulangi adalah:

• Kembali kepada cara hidup yang lama, penuh dosa dan kepahitan, akibatnya penyakit yang lebih hebat menyerang dirinya.

• Kembali kepada gaya hidup lama yang merusak seperti: pola makan, pola pikir, pola hidup yang salah, sehingga kembali mandapatkan penyakit yang sama bahkan lebih parah.

Di dalam kesembuhan, kita dapat saja diserang dengan penyakit baru. Kesembuhan sebelumnya bukanlah palsu. Mengapa? Sebab obat-obatan yang telah ditelan sebelumnya telah membunuh kuman dan memulihkan keadaan. Tetapi kita tidak kebal terhadap serangan balik.

Marilah kita memelihara kesembuhan kita agar kita tidak mendapat serangan yang lebih hebat. Ingat mempertahankan kesembuhan selalu lebih sulit daripada memperoleh kesembuhan. Namun bagaimanapun kita tetap harus mengingat bahwa Allah kita setia. la setia kepada perjanjian kesembuhan dan mujizat-Nya.



Selasa, 16 September 2014

Doa Dan Karunia Kesembuhan


Doa Dan Karunia Kesembuhan
59
 
(Yakobus 5:13-16; 1Korintus 12:28-31)
Sedangkan kesembuhan pada orang  percaya, kita menggunakan doa-doa kesembuhan.


1. Didoakan oleh penatua
Dalam Yakobus 5:13-14, sebenarnya yang menyembuhkan bukan karena doa penatuanya, tetapi doa penatua "yang lahir dari iman" itulah yang akan menyembuhkannya.
2. Didoakan oleh sesama orang percaya
Setiap orang percaya pun boleh saling mendoakan. Di dalam mendoakan orang percaya diperlukan syarat yang lebih rumit daripada mendoakan orang yang tidak percaya. Mengapa? Sebab orang percaya dituntut untuk menjadi benar sebelum disembuhkan. Sedangkan orang tidak percaya tidak mungkin menjadi benar karena mereka belum dibenarkan. Itulah sebabnya seringkali kesembuhan tidak terjadi kalau orang-orang percaya belum mengakui dosa-dosa tertentu. Pada saat seseorang mengakui dosa-dosanya, maka ia telah bertindak benar. Dengan ia bertindak benar maka doanya memiliki kuasa yang benar.

3. Didoakan oleh orang yang berkarunia kesembuhan dan mujizat
Di samping itu, kesembuhan dapat terjadi melalui orang-orang yang Tuhan berikan karunia kesembuhan di dalam gereja. Orang-orang tersebut telah ditetapkan oleh Allah secara khusus. Apabila seseorang memiliki karunia ini, maka karunia-karunia kesembuhan dan mujizat sangat mudah bermanifestasi di dalam diri orang tersebut. Orang yang berkarunia Roh Kudus juga memiliki kekhususan-kekhususan yang berbeda.

4. Disembuhkan oleh Firman Tuhan
Mazmur 107:2 ditulis untuk orang-orang yang ditebus Tuhan. Karena itu, kita perlu mempelajari bagaimana Allah menyembuhkan orang-orang percaya.
Mazmur 107:19-20

Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka. Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Amsal 4:20-23

Ternyata Allah menyembuhkan kita lebih banyak dengan memberikan kita Firman Tuhan. Tetapi firman yang bagaimanakah yang akan menyembuhkan kita?

Firman yang dapat menyembuhkan kita adalah Firman yang kita dapatkan. Artinya Firman yang apabila terus menerus direnungkan, ia akan menjadi iman yang mengherankan.

Firman yang didapatkan adalah Firman yang secara luar biasa seakan-akan melompat keluar dari Alkitab dan masuk ke dalam hati kita.

Kita perlu terus menerus memperhatikan, mengarahkan telinga, dan terus menerus memandang Firman Tuhan. Lama-kelamaan kita mendapatkan Firman tersebut.

Tetapi belumlah cukup sampai di sini, iman tersebut harus diuji dengan kesabaran. Kita harus tekun berpegang teguh pada janji kesembuhan tersebut. Kita tidak boleh menyerah. Terlalu banyak orang Kristen yang gugur imannya pada saat ujian datang. Jangan menyerah Allah pasti menolong kita.

Tetapi kami ingin, supaya kamu masing-masing menunjukkan kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu suatu milik yang pasti, sampai pada akhirnya, agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah. Ibrani 6:11-12

Adalah sangat penting untuk mengetahui jenis penyakit dan jalan keluarnya
1. Penyakit Roh-Tubuh
Ada orang yang walaupun didoakan secara terus menerus tetapi tidak terjadi kesembuhan, mengapa? Ternyata penyebab penyakitnya adalah faktor-faktor rohani yang tidak dapat dideteksi oleh mata dan ilmu kedokteran.

Suatu saat seorang hamba Tuhan mendoakan seorang pemimpin gereja yang tiba-tiba menjadi buta. Banyak orang sebelumnya telah mendoakannya, tetapi tidak terjadi kesembuhan pada matanya. Pada saat tim pendoa mendoakannya, Allah menyatakan ternyata ada dosa yang telah dilakukannya. la berbuat zinah dan mabuk-mabuk lagi. Pada saat pesan itu disampaikan secara pribadi, ia pun menyesalinya dan bertobat, ia mengakui dosanya dan meninggalkan dosa-dosa itu. Saat itu juga ia langsung

melihat dan disembuhkan. Ada penyakit-penyakit yang disebabkan oleh hal-hal yang bersifat rohani seperti : Dosa, kutuk, dendam dan ketidaktaatan lainnya.  Ketika hal-hal tersebut dibereskan kesembuhanpun terjadi.

2. Penyakit Jiwa-Tubuh
Disebut juga penyakit psikomatis. Penyakit-penyakit ini disebabkan oleh tekanan-tekanan jiwa yang menyebabkan munculnya gangguan¬-gangguan pada fungsi tubuh. Contoh penyakit psikomatis adalah seperti: sakit maag, ganguan pencernaan, darah tinggi, jantung, rematik, arthritis, lupus, sclerosis ganda, sakit kepala, migran, sakit puggung, dll.

Penyakit dapat disembuhkan kalau kita membereskan terlebih dahulu problem-problem emosional seperti: stress, marah, benci, kepahitan, kekecewaan, tertuduh, dll. Pastikan sebelum kita berdoa kita mendorong orang-orang yang sakit untuk membereskan hatinya
.

3. Penyakit Tubuh
Ada banyak penyakit tubuh yang Tuhan tidak sembuhkan sebelum kita mengubah gaya hidup kita. Penyakit-penyakit tubuh disebabkan karena kita tidak memuliakan Allah dengan tubuh kita. Siapapun yang melanggar hukum Allah walaupun ia sangat rohani, ia tetap akan menanggung akibatnya. Hal-hal yang perlu kita perhatikan agar kita dapat terhindar dari penyakit-penyakit tubuh:

• Pola makan dan minum yang benar
Pola makan yang tidak sehat dan gizi yang tidak seimbang dapat menyebabkan berbagai penyakit tubuh yang sangat berbahaya. Makanan-makanan yang tidak sehat dapat menyebabkan penyakit-penyakit terutama kanker. Ada banyak buku-buku tentang topik itu yang dapat dipelajari.

• Olah raga
Olah raga cukup penting untuk menyehatkan tubuh kita. Allah menentukan tubuh kita hanya dapat berfungsi baik kalau ada pergerakan sehingga sel-sel tubuh mendapat proses pembersihan dan pemberian makanan.

• Obat-obatan
Hati-hatilah menggunakan obat-obatan. Usahakanlah sejarang mungkin menggunakan obat-obat yang tidak alamiah dan berbahaya. Pergunakanlah obat-obatan alamiah yang diberikan oleh Allah terutama untuk antibodi dalam tubuh kita. Miliki damai dan sukacita sebagai obat mujarab (Amsal 17:22).

Jadilah peka di dalam mendoakan orang lain. Temukanlah penyebab penyakitnya lalu mintalah hikmat Tuhan dalam melayani kesembuhan. Kita harus seimbang dan holistik. Kita harus belajar bukan hanya menyelesaikan persoalan tertentu dan mengabaikan persoalan lainnya. Temukanlah dalam hidup anda maupun dalam melayani orang lain, apa jenis penyakitnya agar mereka mendapat solusi yang tepat.


Bersambung: Mempertahankan Kesembuhan 



Sabtu, 06 September 2014

(Bab 5 ) PENGHAKIMAN KEKAL


5
Penghakiman Kekal

 Dan sama seperti manusia ditetapkan
untuk mati hanya satu kali saja,
dan sesudah itu dihakimi
Ibrani 9:27

Seluruh umat manusia harus bertanggung-jawab kepada Penciptanya. Bagi seorang percaya/seorang Kristen sejati penghakiman Allah merupakan suatu sukacita yang besar, tetapi bagi orang berdosa merupakan suatu ketakutan.

Apa sebabnya?
Karena Allah menghakimi berdasarkan Kekudusan-Nya, Keadilan-Nya dan Kasih Setia-Nya. Salib Kristus adalah contoh yang sempurna dari Kekudusan Allah yang terpenuhi melalui Keadilan, yaitu dengan mati-Nya di atas kayu salib dan hal ini semua terjadi oleh karena Kasih setia-Nya yang abadi. Allah adalah Hakim atas semua orang dan penghakiman Allah atau hukuman Allah hanya berdasarkan Firman Allah yang telah di sampaikan kepada semua umat manusia.

Dan jikalu seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melaikan untuk menyelamatkannya. Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman. Yohanes 12:47-48


"Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan apa yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat"  2 Korintus 5:10

"Sebab TUHAN ialah Hakim kita,
TUHAN ialah yang memberi hukum bagi kita;"
Yesaya 33:22a

A. Allah Adalah Hakim

"Masakan Hakim segenap bumi
tidak menghukum dengan adil"
Kejadian 18:25b

(1). Allah menghakimi dengan keadilan dan kebenaran
Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan, dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama -sama di hadapan TUHAN, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kebenaran.
Mazmur 98:8-9

(2). Allah menghakimi berdasarkan perbuatan
Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.Wahyu 20:12b
Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatan-Nya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini. 
1Petrus 1:17

(3). Allah menghakimi tanpa memandang bulu / muka
Berarti Allah menghakimi tanpa melihat rupa luar kita, tetapi Allah melihat hati, pikiran dan perbuatan kita.
Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan? Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan. Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya. Yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan, tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri, yang tidak taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman. Penderitaan dan kesesakan akan menimpa setiap orang yang hidup yang berbuat jahat,…..tetapi kemuliaan, kehormatan dan damai sejahtera akan diperoleh semua orang yang berbuat baik,…..Sebab Allah tidak memandang bulu. Roma 2:4-11

(4). Allah menghakimi menurut apa yang ada di dalam hati kita, atau Allah menyelidiki isi hati seseorang.
Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi di dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus. Roma 2:16 

(5). Tidak ada yang tersembunyi di hadapan Allah
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebuh tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sum-sum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Dan tidak ada suatu makhluk pun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.
Ibrani 4:12-13

Allah akan menerangi orang yang baik hatinya, walaupun ia hidup dalam kegelapan, Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati.

Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah. 1Korintus 4:5

(6). Allah menghakimi menurut pengertian dari orang tersebut
Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat
Roma 2 :12 

Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela. Roma 2:15 

”Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah;
manusia melihat apa yang di depan mata,
tetapi TUHAN melihat hati.”
1 Samuel 16:7b



B. Allah Akan Menghakimi Melalui Tuhan Yesus

(1). Tuhan Yesus datang untuk menghakimi.
Kata Yesus: “Aku datang ke dalam dunia untuk menghakimi, supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat, dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, menjadi buta,”  Yohanes 9:39

(2). Penghakiman telah diberi kepada Tuhan Yesus oleh Allah Bapa.
Bapa tidak menghakimi siapa pun, melainkan telah menyerahkan itu seluruhnya kepada Anak, supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa, Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.

Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.
Yohanes 5:22-23,27

(3). Kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus
Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.
2 Korintus 5:10

C. Firman Allah Yang Menjadi Dasar Dari Penghakiman

(1). Firman Allah adalah Hakim
Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi Hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.
Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu Firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.
Yohanes 12:47-48


(2). Allah menghakimi menurut Kebenaran
Tetapi kita tahu, bahwa hukuman Allah berlangsung secara jujur
(kebenaran) atas mereka yang berbuat demikian. Roma 2:2





Dasar firman-Mu adalah kebenaran
dan segala hukum-hukum-Mu
yang adil adalah
untuk selama-lamanya.
Mazmur 119:160




Kamis, 04 September 2014

(Bab 4 ) BAGAIMANA KEADAAN TUBUH KEBANGKITAN?


4

Bagaimana Keadaan Tubuh Kebangkitan?

Tetapi mungkin ada orang bertanya: "Bagaimanakah orang mati dibangkitkan? Dan dengan tubuh apakah mereka akan datang kembali?”

Tubuh duniawi dan tubuh sorgawi
Ada tubuh Sorgawi dan tubuh duniawi tetapi kemuliaan tubuh Surgawi lain dari pada kemuliaan tubuh duniawi,

Demikianlah pula halnya dengan kebangkitan orang mati. Ditaburkan dalam kebinasaan, dibangkitkan dalam ketidak binasaan.

Tubuh alamiah dan tubuh rohaniah
Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah.
Seperti ada tertulis: “Manusia pertama, Adam menjadi makhluk  yang hidup”, tetapi Adam yang akhir(Kristus) menjadi roh yang menghidupkan.
Tetapi yang mula-mula datang bukanlah yang rohaniah, tetapi yang alamiah; kemudian barulah datang  yang rohaniah.
Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani, manusia kedua berasal dari sorga.
Makhluk-makhluk alamiah sama dengan dia yang berasal dari debu tanah dan makhluk-makhluk sorgawi sama dengan Dia yang berasal dari sorga.


Sama seperti kita telah memakai rupa dari yang alamiah, demikian pula kita akan memakai rupa dari yang sorgawi. 1 Korintus 15:35,40 42,44-49

Serupa dengan tubuh-Nya yang mulia

(1). Tuhan Yesus akan mengubah tubuh kita seperti tubuh kemuliaan-Nya.
Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya. Filipi 3:20-21

(2). Sama seperti tubuh kebangkitan-Nya yang bisa diraba.
Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.”  Lukas 24:39

(3). Tubuh yang tidak terbatas oleh ruangan,tempat dan waktu walaupun mempunyai tubuh yang dapat diraba.
Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!”  Kemudian Ia berkata pada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tanganKu, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.”  Yohanes  20: 26-27

(4). Perbedaan antara tubuh duniawi dan tubuh Surgawi

Ditaburkan dalam kebinasaan,
dibangkitkan dalam ketidak-binasaan

Ditaburkan dalam kehinaan,
dibangkitkan dalam kemuliaan

Ditaburkan dalam kelemahan,
dibangkitkan dalam kekuatan

Ditaburkan dalam tubuh alamiah,
dibangkitkan adalah tubuh rohaniah

Jika ada tubuh alamiah
maka ada pula tubuh rohaniah
1 Korintus 15:40-44



Sama seperti kita telah
memakai rupa dari yang alamiah,
demikian pula kita akan 
memakai rupa dari yang sorgawi.
1 Korintus 15:49

Kesimpulan:
Ada tiga alasan mengapa kebangkitan orang mati menjadi salah satu prinsip dari dasar iman Kristen:

Pertama: Kebangkitan adalah menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan yang berkuasa.
dan menurut Roh Kekudusan dinyatakan oleh Kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita. Roma 1:4

Kedua: Dengan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus berarti Ia telah mengalahkan dosa sehingga kalau kita beriman dan percaya kepada-Nya maka kita telah beroleh pengampunan dan kehidupan yang kekal dan kemenangan atas dosa kita.
Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu. Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus.1 Korintus 15:17-18

Ketiga:  Jikalau Tuhan Yesus Kristus tidak bangkit kembali maka berarti Ia tidak berkuasa untuk mengampuni dosa kita, tetapi tidak, Ia telah bangkit dan mengalahkan maut.
Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi pengantara mereka. 
Ibrani 7:25


Pentingnya Kebangkitan Yesus Kristus bagi kita adalah, karena menjadi puncak dari seluruh pengharapan iman umat Kristen di dalam hidup ini.
Rasul Paulus menulis:
Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia .
1 Korintus 15:19

Jadi kita harus mempunyai pengharapan untuk waktu yang akan datang yaitu memperoleh kebangkitan yang kekal bersama Kristus.
Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, dimana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.  Filipi  3:10-11

Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya. Filipi 3:20-21


 Ia yang memberi
kesaksian tentang semuanya ini,
berfirman: “Ya, Aku datang segera!”
Amin, datanglah, Tuhan Yesus!
Wahyu  22:20


Semoga Allah damai sejahtera
menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, 
jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna 
dengan tak bercacat pada
kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.
Ia yang memanggil kamu adalah setia,
Ia juga akan menggenapinya.
Saudara-saudara, doakanlah kami.
Sampaikanlah salam kami
kepada semua saudara dengan cium yang kudus.
Demi nama Tuhan aku minta
dengan sangat kepadamu,
supaya surat(buku) ini dibacakan
kepada semua saudara.
Kasih karunia Yesus Kristus,
Tuhan kita menyertai kamu!
1Tesalonika 5:23-28