1 KORINTUS 15: 42-45


Demikian pula halnya dengan kebangkitan orang mati. Ditaburkan dalam kebinasaan, dibangkitkan dalam ketidakbinasaan.

Ditaburkan dalam kehinaan, dibangkitkan dalam kemuliaan. Ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan.

Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah.

Seperti ada tertulis:"Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.
1 Korintus 15: 42-45

Minggu, 07 September 2014

(Bab 6 ) PENGHAKIMAN ALLAH DALAM SEJARAH MANUSIA


6

Penghakiman Allah Dalam Sejarah Manusia

Penghakiman ini adalah lain dengan penghakiman kekal. Penghakiman Allah dalam sejarah manusia ialah penghakiman Allah yang dilakukan atas peristiwa-peristiwa yang tercatat dalam sejarah dunia baik itu secara perorangan maupun menyangkut satu kota atau bangsa dan negara. Penghakiman ini adalah akibat dari melanggar perintah Allah atau karena dosa, sehingga terjadi penderitaan.

Kejahatanmu akan menghajar engkau, dan kemurtadanmu akan menyiksa engkau! Ketahuilah dan lihatlah, betapa jahat dan pedihnya engkau meninggalkan Tuhan, Allahmu; dan tidak gemetar terhadap Aku, demikianlah Firman Tuhan Allah semesta alam. Yeremia 2:19

A. Penghakiman Atas Bangsa-Bangsa:

Sejarah bangsa Israel adalah contoh bagi kita bahwa Allah memberi berkat bagi ketaatan mereka, tetapi penghukuman bagi ketidak-taatan mereka.

Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat, dan supaya jangan kita menjadi penyembah-penyembah berhala, sama seperti ada tertulis: “Maka duduklah bangsa itu makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria.” Janganlah kita melakukan percabulan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga pada suatu hari telah tewas dua puluh tiga ribu orang. 1Korintus 10:6-8

Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba. Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! 1Korintus 10:11-12
(baca Kitab Hakim-hakim)

(1). Penyakit, peperangan dan kelaparan karena kejahatan bangsa Israel.

Yang jauh akan mati karena sampar 
(karena sakit penyakit)
Yang dekat akan rebah karena pedang 
(tewas dalam Peperangan)
Yang terluput serta terpelihara akan mati
(karena kelaparan)

Beginilah firman Tuhan ALLAH: “Bertepuklah dan entakkanlah kakimu ke tanah dan serukanlah: Awas! Oleh sebab segala perbuatan kaum Israel yang keji dan jahat, mereka akan rebah mati karena pedang, kelaparan dan penyakit sampar. Yang jauh akan mati karena sampar, yang dekat akan rebah karena pedang dan yang terluput serta terpelihara akan mati karena kelaparan. Demikianlah Aku akan melampiaskan amarah-Ku kepada mereka. Yehezkiel 6:11-12

(2). Penghakiman Allah terhadap kota-kota karena berat dosanya.
Sesudah itu berfirmanlah Tuhan: Sesungguhnya banyak keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora, dan sesungguhnya sangat berat dosanya.

Kemudian Tuhan menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari Tuhan, dari langit; dan ditunggang-balikkan-Nyalah kota-kota itu dan lembah Yordan dan semua penduduk kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah.  Kejadian 18:20, 19:24-25

(3).Untuk menjadi peringatan bagi mereka yang hidup fasik
Dan jikalau Allah membinasakan kota Sodom dan Gomora dengan api, dan dengan demikian memusnahkannya dan menjadikannya suatu peringatan untuk mereka yang hidup fasik di masa-masa kemudian. 2Petrus 2:6

B. Penghakiman Allah Secara Perseorangan Karena Melanggar Perintah Allah Selagi Orang Itu Hidup Di Dunia

(1). Penghakiman Allah pada Ananias dan Safira karena sebagai orang-orang percaya yang munafik.
Ada seorang lain yang bernama Ananias. Ia beserta istrinya Safira menjual sebidang tanah.
            Dengan setahu istrinya ia menahan sebagian dari hasil penjualan itu dan sebagian lain dibawa dan diletakkanya di depan kaki rasul-rasul.
            Tetapi Petrus berkata: ”Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?
            Selama tanah itu tidak dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah.”
            Ketika mendengar perkataan itu rebahlah Ananias dan putuslah nyawanya. Maka sangatlah ketakutan semua orang yang mendengar hal itu. 

Lalu datanglah beberapa orang muda; mereka mengapani mayat itu, mengusungnya keluar dan pergi menguburnya.
            Kira-kira tiga jam kemudian masuklah istri Ananias, tetapi ia tidak tahu apa yang telah terjadi.
            Kata Petrus kepadanya: ”Katakanlah kepadaku, dengan harga sekiankah tanah itu kamu jual?” Jawab perempuan itu: ”Betul sekian.”
            Kata Petrus: ”Mengapa kamu berdua bersepakat untuk mencobai Roh Kudus? Lihatlah, orang-orang yang baru mengubur suamimu berdiri di depan pintu dan mereka akan mengusung engkau juga ke luar.”
            Lalu rebahlah perempuan itu seketika itu juga di depan kaki Petrus dan putuslah nyawanya. Ketika orang-orang muda itu masuk, mereka mengusungnya ke luar dan menguburnya di samping suaminya.
            Maka sangat ketakutanlah seluruh jemaat dan semua orang yang mendengar hal itu.
Kisah Para Rasul 5:1-11

(2). Seseorang akan menanggung akibat kalau hidup menurut keinginan daging.
Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya, Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. Galatia 6:7-8

(3). Allah menghakimi anak-anak-Nya sebagai didikan
Tetapi kalau kita menerima hukuman dari Tuhan, kita dididik, supaya kita tidak akan dihukum bersama-sama dengan dunia. 1Korintus 11:32

Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak:”Hai anakku, jangalah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”
 Ibrani 12:5-6

(4). Sebagai gereja lokal-setempat harus menghukum seseorang yang berbuat dosa supaya ia bertobat. Sekali pun ia adalah hamba Tuhan atau pelayan-pelayan jemaat. Mari kita simak firman Tuhan.
Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia dibawah empat mata.  Jika ia
mendengarkan nasehatmu engkau telah mendapatkannya kembali.  Jika ia tidak mau mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai.  Matius 18:15-17

Maksud dari surat Paulus adalah:
Dalam suratku telah kutuliskan kepadamu, supaya kamu jangan bergaul dengan orang-orang cabul.
Yang aku maksudkan bukanlah dengan semua orang cabul pada umumnya dari dunia ini atau dengan semua orang kikir dan penipu atau dengan semua penyembah berhala, karena jika demikian kamu harus meninggalkan dunia ini.

Sebab dengan wewenang apakah aku menghakimi mereka, yang berada di luar jemaat? Bukankah kamu hanya menghakimi mereka yang berada di dalam jemaat?
Mereka yang berada di luar jemaat akan di hakimi Allah.

Tatapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara,(seiman di dalam Kristus) adalah orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk atau penipu; dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama.

Usirlah orang yang melakukan kejahatan dari tengah-tengah kamu. 1Korintus 5:9-10,12,13a,11,13b

Hamba-hamba Tuhan sekalipun
dapat berbuat dosa di dalam Gereja-Nya
”Sungguh, baik nabi maupun imam berlaku fasik; di rumah-Ku pun Aku mendapati kejahatan mereka, demianlah firman TUHAN. Sebab itu jalan mereka akan seperti jalan-jalan yang licin bagi mereka; di dalam gelap mereka akan tersandung dan akan jatuh di sana; sebab Aku akan mendatangkan malapetaka atas mereka dalam tahun waktu mereka dihukum, demikianlah firman TUHAN. Yeremia 23:11-12

(5). Seorang Kristen harus menguji diri sendiri.
Kalau kita menguji diri kita sendiri, hukuman tidak menimpa kita. 1Korintus 11:31

Sebab itu siapa yang menyangka,bahwa ia teguh berdiri,
hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!

1Korintus 10:12




Sabtu, 06 September 2014

(Bab 5 ) PENGHAKIMAN KEKAL


5
Penghakiman Kekal

 Dan sama seperti manusia ditetapkan
untuk mati hanya satu kali saja,
dan sesudah itu dihakimi
Ibrani 9:27

Seluruh umat manusia harus bertanggung-jawab kepada Penciptanya. Bagi seorang percaya/seorang Kristen sejati penghakiman Allah merupakan suatu sukacita yang besar, tetapi bagi orang berdosa merupakan suatu ketakutan.

Apa sebabnya?
Karena Allah menghakimi berdasarkan Kekudusan-Nya, Keadilan-Nya dan Kasih Setia-Nya. Salib Kristus adalah contoh yang sempurna dari Kekudusan Allah yang terpenuhi melalui Keadilan, yaitu dengan mati-Nya di atas kayu salib dan hal ini semua terjadi oleh karena Kasih setia-Nya yang abadi. Allah adalah Hakim atas semua orang dan penghakiman Allah atau hukuman Allah hanya berdasarkan Firman Allah yang telah di sampaikan kepada semua umat manusia.

Dan jikalu seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melaikan untuk menyelamatkannya. Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman. Yohanes 12:47-48


"Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan apa yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat"  2 Korintus 5:10

"Sebab TUHAN ialah Hakim kita,
TUHAN ialah yang memberi hukum bagi kita;"
Yesaya 33:22a

A. Allah Adalah Hakim

"Masakan Hakim segenap bumi
tidak menghukum dengan adil"
Kejadian 18:25b

(1). Allah menghakimi dengan keadilan dan kebenaran
Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan, dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama -sama di hadapan TUHAN, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kebenaran.
Mazmur 98:8-9

(2). Allah menghakimi berdasarkan perbuatan
Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.Wahyu 20:12b
Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatan-Nya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini. 
1Petrus 1:17

(3). Allah menghakimi tanpa memandang bulu / muka
Berarti Allah menghakimi tanpa melihat rupa luar kita, tetapi Allah melihat hati, pikiran dan perbuatan kita.
Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan? Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan. Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya. Yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan, tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri, yang tidak taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman. Penderitaan dan kesesakan akan menimpa setiap orang yang hidup yang berbuat jahat,…..tetapi kemuliaan, kehormatan dan damai sejahtera akan diperoleh semua orang yang berbuat baik,…..Sebab Allah tidak memandang bulu. Roma 2:4-11

(4). Allah menghakimi menurut apa yang ada di dalam hati kita, atau Allah menyelidiki isi hati seseorang.
Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi di dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus. Roma 2:16 

(5). Tidak ada yang tersembunyi di hadapan Allah
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebuh tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sum-sum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Dan tidak ada suatu makhluk pun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.
Ibrani 4:12-13

Allah akan menerangi orang yang baik hatinya, walaupun ia hidup dalam kegelapan, Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati.

Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah. 1Korintus 4:5

(6). Allah menghakimi menurut pengertian dari orang tersebut
Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat. 
Roma 2 :12 

Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela. Roma 2:15 

”Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah;
manusia melihat apa yang di depan mata,
tetapi TUHAN melihat hati.”
1 Samuel 16:7b



B. Allah Akan Menghakimi Melalui Tuhan Yesus

(1). Tuhan Yesus datang untuk menghakimi.
Kata Yesus: “Aku datang ke dalam dunia untuk menghakimi, supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat, dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, menjadi buta,”  Yohanes 9:39

(2). Penghakiman telah diberi kepada Tuhan Yesus oleh Allah Bapa.
Bapa tidak menghakimi siapa pun, melainkan telah menyerahkan itu seluruhnya kepada Anak, supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa, Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.

Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.
Yohanes 5:22-23,27

(3). Kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus
Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.
2 Korintus 5:10

C. Firman Allah Yang Menjadi Dasar Dari Penghakiman

(1). Firman Allah adalah Hakim
Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi Hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.
Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu Firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.
Yohanes 12:47-48


(2). Allah menghakimi menurut Kebenaran
Tetapi kita tahu, bahwa hukuman Allah berlangsung secara jujur
(kebenaran) atas mereka yang berbuat demikian. Roma 2:2





Dasar firman-Mu adalah kebenaran
dan segala hukum-hukum-Mu
yang adil adalah
untuk selama-lamanya.
Mazmur 119:160




Kamis, 04 September 2014

(Bab 4 ) BAGAIMANA KEADAAN TUBUH KEBANGKITAN?


4

Bagaimana Keadaan Tubuh Kebangkitan?

Tetapi mungkin ada orang bertanya: "Bagaimanakah orang mati dibangkitkan? Dan dengan tubuh apakah mereka akan datang kembali?”

Tubuh duniawi dan tubuh sorgawi
Ada tubuh Sorgawi dan tubuh duniawi tetapi kemuliaan tubuh Surgawi lain dari pada kemuliaan tubuh duniawi,

Demikianlah pula halnya dengan kebangkitan orang mati. Ditaburkan dalam kebinasaan, dibangkitkan dalam ketidak binasaan.

Tubuh alamiah dan tubuh rohaniah
Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah.
Seperti ada tertulis: “Manusia pertama, Adam menjadi makhluk  yang hidup”, tetapi Adam yang akhir(Kristus) menjadi roh yang menghidupkan.
Tetapi yang mula-mula datang bukanlah yang rohaniah, tetapi yang alamiah; kemudian barulah datang  yang rohaniah.
Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani, manusia kedua berasal dari sorga.
Makhluk-makhluk alamiah sama dengan dia yang berasal dari debu tanah dan makhluk-makhluk sorgawi sama dengan Dia yang berasal dari sorga.


Sama seperti kita telah memakai rupa dari yang alamiah, demikian pula kita akan memakai rupa dari yang sorgawi. 1 Korintus 15:35,40 42,44-49

Serupa dengan tubuh-Nya yang mulia

(1). Tuhan Yesus akan mengubah tubuh kita seperti tubuh kemuliaan-Nya.
Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya. Filipi 3:20-21

(2). Sama seperti tubuh kebangkitan-Nya yang bisa diraba.
Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.”  Lukas 24:39

(3). Tubuh yang tidak terbatas oleh ruangan,tempat dan waktu walaupun mempunyai tubuh yang dapat diraba.
Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!”  Kemudian Ia berkata pada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tanganKu, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.”  Yohanes  20: 26-27

(4). Perbedaan antara tubuh duniawi dan tubuh Surgawi

Ditaburkan dalam kebinasaan,
dibangkitkan dalam ketidak-binasaan

Ditaburkan dalam kehinaan,
dibangkitkan dalam kemuliaan

Ditaburkan dalam kelemahan,
dibangkitkan dalam kekuatan

Ditaburkan dalam tubuh alamiah,
dibangkitkan adalah tubuh rohaniah

Jika ada tubuh alamiah
maka ada pula tubuh rohaniah
1 Korintus 15:40-44



Sama seperti kita telah
memakai rupa dari yang alamiah,
demikian pula kita akan 
memakai rupa dari yang sorgawi.
1 Korintus 15:49

Kesimpulan:
Ada tiga alasan mengapa kebangkitan orang mati menjadi salah satu prinsip dari dasar iman Kristen:

Pertama: Kebangkitan adalah menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan yang berkuasa.
dan menurut Roh Kekudusan dinyatakan oleh Kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita. Roma 1:4

Kedua: Dengan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus berarti Ia telah mengalahkan dosa sehingga kalau kita beriman dan percaya kepada-Nya maka kita telah beroleh pengampunan dan kehidupan yang kekal dan kemenangan atas dosa kita.
Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu. Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus.1 Korintus 15:17-18

Ketiga:  Jikalau Tuhan Yesus Kristus tidak bangkit kembali maka berarti Ia tidak berkuasa untuk mengampuni dosa kita, tetapi tidak, Ia telah bangkit dan mengalahkan maut.
Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi pengantara mereka. 
Ibrani 7:25


Pentingnya Kebangkitan Yesus Kristus bagi kita adalah, karena menjadi puncak dari seluruh pengharapan iman umat Kristen di dalam hidup ini.
Rasul Paulus menulis:
Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia .
1 Korintus 15:19

Jadi kita harus mempunyai pengharapan untuk waktu yang akan datang yaitu memperoleh kebangkitan yang kekal bersama Kristus.
Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, dimana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.  Filipi  3:10-11

Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya. Filipi 3:20-21


 Ia yang memberi
kesaksian tentang semuanya ini,
berfirman: “Ya, Aku datang segera!”
Amin, datanglah, Tuhan Yesus!
Wahyu  22:20


Semoga Allah damai sejahtera
menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, 
jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna 
dengan tak bercacat pada
kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.
Ia yang memanggil kamu adalah setia,
Ia juga akan menggenapinya.
Saudara-saudara, doakanlah kami.
Sampaikanlah salam kami
kepada semua saudara dengan cium yang kudus.
Demi nama Tuhan aku minta
dengan sangat kepadamu,
supaya surat(buku) ini dibacakan
kepada semua saudara.
Kasih karunia Yesus Kristus,
Tuhan kita menyertai kamu!
1Tesalonika 5:23-28