1 KORINTUS 15: 42-45


Demikian pula halnya dengan kebangkitan orang mati. Ditaburkan dalam kebinasaan, dibangkitkan dalam ketidakbinasaan.

Ditaburkan dalam kehinaan, dibangkitkan dalam kemuliaan. Ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan.

Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah.

Seperti ada tertulis:"Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.
1 Korintus 15: 42-45

Kamis, 11 September 2014

( Bab 8 ) PENGHAKIMAN ATAS ORANG-ORANG BERDOSA


8

Penghakiman Atas Orang-Orang Berdosa

Setelah Iblis dilemparkan ke dalam lautan api maka tibalah penghakiman atas semua orang yang tak percaya atau penghakiman yang terakhir yang di sebut dalam Alkitab sebagai Penghakiman tahta putih:

Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka, dari Iblis yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka di siksa siang malam sampai selama-lamanya. Lalu aku melihat suatu tahta putih yang besar dan Dia, yang duduk diatasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya. Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan tahta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. Wahyu 20:9b-12

A. Semua Orang Yang Tak Percaya Akan Dihakimi

(1). Yang Namanya Tidak Tertulis di dalam kitab kehidupan
Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu. Wahyu 20:15



(2). Semua Orang Dihakimi Menurut Perbuatannya
Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.Wahyu 20:12b

B. Hukuman Yang Kekal Bagi Orang tak Percaya

(1). Di sebut dalam Alkitab sebagai kematian yang kedua/kematian kekal, siksaan kekal, kesengsaraan yang kekal.
Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji,orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang ke dua. Wahyu 21:8

(2). Lautan api ialah tempat yang tersiksa atau tempat kesengsaraan.
Orang kaya itu juga mati, lalu di kubur.  Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk dipangkuannya. Lukas 16:23

(3). Hukuman Allah bagi orang yang tidak percaya adalah kekal atau selama-lamanya.
”pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala, dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita.
Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya.  2Tesalonika 1:7b-9

Kesimpulan
Bagi seorang murid Tuhan Yesus "penghakiman yang kekal" memberi pengertian bahwa kita tidak perlu takut tetapi harus selalu berjaga-jaga dan siap sedia pada kedatangan Tuhan Yesus kembali ke dunia ini.
(1Tesalonika 5:23)

Dalam hal inilah kasih Allah sempurna di dalam kita, yaitu kalau kita mempunyai keberanian percaya pada hari penghakiman, karena sama seperti Dia, kita juga ada di dalam dunia ini. 1Yohanes 4:17

Bagi seorang yang belum percaya atau belum menjadi murid Tuhan Yesus penghakiman yang kekal adalah suatu malapetaka.

Tetapi tentang zaman dan masa, saudara-saudara, tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam. Apabila mereka mengatakan: semuanya damai dan aman- maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin-mereka pasti tidak akan luput.  1Tesalonika 5:1-3

"Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya"  2Petrus 3:11-12

Semoga Allah damai sejahtera
menguduskan kamu seluruhnya
dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu
terpelihara sempurna dengan tak bercacat
pada kedatangan Yesus Kristus,
Tuhan kita.
1Tesalonika 5:23



Selasa, 09 September 2014

( Bab 7 ) PENGHAKIMAN BAGI PENGIKUT-PENGIKUT YESUS KRISTUS


7
Penghakiman Bagi Pengikut-Pengikut
Yesus Kristus

Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Allah sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya kepada Injil Allah? Dan jika orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan, apakah yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa? 
1Petrus 4:17-18

Sebagai orang percaya kita yang akan dihakimi terlebih dahulu. Tetapi panghakiman semua murid Tuhan Yesus bukanlah apakah akan masuk dalam hidup kekal atau untuk kebinasaan, atau dihakimi karena murka Allah melainkan untuk:

1. Supaya kita diberi pahala/upah atas perbuatan kita
2. Mengajar supaya ketaatan kita menjadi sempurna
3. Supaya kita selalu berjalan dan hidup dalam kekudusan
4. Pekerjaan-pelayanan kita bertahan terhadap ujian atau dimurnikan dengan api

A. Seorang Murid Tuhan Yesus Tidak Dihakimi Untuk Kebinasaan.

1. Karena Tuhan Yesus telah menebus segala dosa kita
Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita. Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh. 1Petrus 3:18

Sebab inilah darahKu, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa. Matius 26:28

2. Karena Percaya Kepada Tuhan Yesus.
Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan di hukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada dibawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah. Yohanes 3:18

3. Karena telah pindah dari maut kepada hidup.
Aku berkata kepadamu: sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut di hukum sebab ia sudah pindah dari alam maut ke dalam hidup. Yohanes 5:24

B. Penghakiman Seorang Murid Tuhan Yesus Adalah Sebagai Pengajaran Supaya Ketaatannya Menjadi Sempurna, Seperti Seorang Ayah Yang Mengajar Anaknya:

1. Dididik supaya kita taat kepada Bapa.
Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Dimanakah terdapat anak yang tidak di hajar oleh ayahnya? Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang. Selanjutnya: dari ayah kita yang sebenarnya kita beroleh ganjaran, dan mereka kita hormati; kalau demikian bukankah kita harus lebih taat kepada Bapa segala roh, supaya kita boleh hidup?  Ibrani 12:7-9

2. Dididik supaya tidak di hukum bersama dunia.
Tetapi kalau kita menerima hukuman dari Tuhan, kita di didik, supaya kita tidak akan di hukum bersama dengan dunia. 1Korintus 11:32

C. Semua Orang Percaya Akan Menghadap Tahta Pengadilan Allah
Pengadilan ini adalah untuk waktu yang akan datang untuk upah dari pekerjaan-pelayanan kita.


1. Pekerjaan kita di uji melalui api.
Sekali kelak pekerjaan masing-masing akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan di uji oleh api itu. 1Korintus 3:13

2. Pekerjaan kita di uji untuk mendapat upah
Jika pekerjaan yang di bangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah 1Korintus 3:14

3. Walaupun ada pekerjaan orang percaya yang terbakar tetapi ia tetap diselamatkan
Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dalam api. 1Korintus 3:15

4. Penghakiman atas pelayanannya sebagai seorang Kristen sejati terdapat pada perumpamaan tentang talenta (Matius 25:14-30)

(a). Pelayanan di berikan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat. Matius 25:15

(b). Upah dari kesetian dalam pelayanan adalah sama, yang di beri lima talenta maupun yang di beri dua talenta.
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia mimikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagian tuanmu. Matius 25:23

(c). Lalu apa yang terjadi dengan hamba yang tidak setia, yang telah menerima satu Talenta itu?
4
Hamba yang jahat dan malas itu, di anggap tidak berguna dan di campakkan ke dalam kegelapan. Di sanalah akan terdapat ratap (penderitaan) dan kertak gigi. (kengerian dan ketakutan yang mendalam. Matius 25:26-30

Minggu, 07 September 2014

(Bab 6 ) PENGHAKIMAN ALLAH DALAM SEJARAH MANUSIA


6

Penghakiman Allah Dalam Sejarah Manusia

Penghakiman ini adalah lain dengan penghakiman kekal. Penghakiman Allah dalam sejarah manusia ialah penghakiman Allah yang dilakukan atas peristiwa-peristiwa yang tercatat dalam sejarah dunia baik itu secara perorangan maupun menyangkut satu kota atau bangsa dan negara. Penghakiman ini adalah akibat dari melanggar perintah Allah atau karena dosa, sehingga terjadi penderitaan.

Kejahatanmu akan menghajar engkau, dan kemurtadanmu akan menyiksa engkau! Ketahuilah dan lihatlah, betapa jahat dan pedihnya engkau meninggalkan Tuhan, Allahmu; dan tidak gemetar terhadap Aku, demikianlah Firman Tuhan Allah semesta alam. Yeremia 2:19

A. Penghakiman Atas Bangsa-Bangsa:

Sejarah bangsa Israel adalah contoh bagi kita bahwa Allah memberi berkat bagi ketaatan mereka, tetapi penghukuman bagi ketidak-taatan mereka.

Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat, dan supaya jangan kita menjadi penyembah-penyembah berhala, sama seperti ada tertulis: “Maka duduklah bangsa itu makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria.” Janganlah kita melakukan percabulan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga pada suatu hari telah tewas dua puluh tiga ribu orang. 1Korintus 10:6-8

Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba. Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! 1Korintus 10:11-12
(baca Kitab Hakim-hakim)

(1). Penyakit, peperangan dan kelaparan karena kejahatan bangsa Israel.

Yang jauh akan mati karena sampar 
(karena sakit penyakit)
Yang dekat akan rebah karena pedang 
(tewas dalam Peperangan)
Yang terluput serta terpelihara akan mati
(karena kelaparan)

Beginilah firman Tuhan ALLAH: “Bertepuklah dan entakkanlah kakimu ke tanah dan serukanlah: Awas! Oleh sebab segala perbuatan kaum Israel yang keji dan jahat, mereka akan rebah mati karena pedang, kelaparan dan penyakit sampar. Yang jauh akan mati karena sampar, yang dekat akan rebah karena pedang dan yang terluput serta terpelihara akan mati karena kelaparan. Demikianlah Aku akan melampiaskan amarah-Ku kepada mereka. Yehezkiel 6:11-12

(2). Penghakiman Allah terhadap kota-kota karena berat dosanya.
Sesudah itu berfirmanlah Tuhan: Sesungguhnya banyak keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora, dan sesungguhnya sangat berat dosanya.

Kemudian Tuhan menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari Tuhan, dari langit; dan ditunggang-balikkan-Nyalah kota-kota itu dan lembah Yordan dan semua penduduk kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah.  Kejadian 18:20, 19:24-25

(3).Untuk menjadi peringatan bagi mereka yang hidup fasik
Dan jikalau Allah membinasakan kota Sodom dan Gomora dengan api, dan dengan demikian memusnahkannya dan menjadikannya suatu peringatan untuk mereka yang hidup fasik di masa-masa kemudian. 2Petrus 2:6

B. Penghakiman Allah Secara Perseorangan Karena Melanggar Perintah Allah Selagi Orang Itu Hidup Di Dunia

(1). Penghakiman Allah pada Ananias dan Safira karena sebagai orang-orang percaya yang munafik.
Ada seorang lain yang bernama Ananias. Ia beserta istrinya Safira menjual sebidang tanah.
            Dengan setahu istrinya ia menahan sebagian dari hasil penjualan itu dan sebagian lain dibawa dan diletakkanya di depan kaki rasul-rasul.
            Tetapi Petrus berkata: ”Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?
            Selama tanah itu tidak dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah.”
            Ketika mendengar perkataan itu rebahlah Ananias dan putuslah nyawanya. Maka sangatlah ketakutan semua orang yang mendengar hal itu. 

Lalu datanglah beberapa orang muda; mereka mengapani mayat itu, mengusungnya keluar dan pergi menguburnya.
            Kira-kira tiga jam kemudian masuklah istri Ananias, tetapi ia tidak tahu apa yang telah terjadi.
            Kata Petrus kepadanya: ”Katakanlah kepadaku, dengan harga sekiankah tanah itu kamu jual?” Jawab perempuan itu: ”Betul sekian.”
            Kata Petrus: ”Mengapa kamu berdua bersepakat untuk mencobai Roh Kudus? Lihatlah, orang-orang yang baru mengubur suamimu berdiri di depan pintu dan mereka akan mengusung engkau juga ke luar.”
            Lalu rebahlah perempuan itu seketika itu juga di depan kaki Petrus dan putuslah nyawanya. Ketika orang-orang muda itu masuk, mereka mengusungnya ke luar dan menguburnya di samping suaminya.
            Maka sangat ketakutanlah seluruh jemaat dan semua orang yang mendengar hal itu.
Kisah Para Rasul 5:1-11

(2). Seseorang akan menanggung akibat kalau hidup menurut keinginan daging.
Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya, Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. Galatia 6:7-8

(3). Allah menghakimi anak-anak-Nya sebagai didikan
Tetapi kalau kita menerima hukuman dari Tuhan, kita dididik, supaya kita tidak akan dihukum bersama-sama dengan dunia. 1Korintus 11:32

Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak:”Hai anakku, jangalah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”
 Ibrani 12:5-6

(4). Sebagai gereja lokal-setempat harus menghukum seseorang yang berbuat dosa supaya ia bertobat. Sekali pun ia adalah hamba Tuhan atau pelayan-pelayan jemaat. Mari kita simak firman Tuhan.
Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia dibawah empat mata.  Jika ia
mendengarkan nasehatmu engkau telah mendapatkannya kembali.  Jika ia tidak mau mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai.  Matius 18:15-17

Maksud dari surat Paulus adalah:
Dalam suratku telah kutuliskan kepadamu, supaya kamu jangan bergaul dengan orang-orang cabul.
Yang aku maksudkan bukanlah dengan semua orang cabul pada umumnya dari dunia ini atau dengan semua orang kikir dan penipu atau dengan semua penyembah berhala, karena jika demikian kamu harus meninggalkan dunia ini.

Sebab dengan wewenang apakah aku menghakimi mereka, yang berada di luar jemaat? Bukankah kamu hanya menghakimi mereka yang berada di dalam jemaat?
Mereka yang berada di luar jemaat akan di hakimi Allah.

Tatapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara,(seiman di dalam Kristus) adalah orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk atau penipu; dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama.

Usirlah orang yang melakukan kejahatan dari tengah-tengah kamu. 1Korintus 5:9-10,12,13a,11,13b

Hamba-hamba Tuhan sekalipun
dapat berbuat dosa di dalam Gereja-Nya
”Sungguh, baik nabi maupun imam berlaku fasik; di rumah-Ku pun Aku mendapati kejahatan mereka, demianlah firman TUHAN. Sebab itu jalan mereka akan seperti jalan-jalan yang licin bagi mereka; di dalam gelap mereka akan tersandung dan akan jatuh di sana; sebab Aku akan mendatangkan malapetaka atas mereka dalam tahun waktu mereka dihukum, demikianlah firman TUHAN. Yeremia 23:11-12

(5). Seorang Kristen harus menguji diri sendiri.
Kalau kita menguji diri kita sendiri, hukuman tidak menimpa kita. 1Korintus 11:31

Sebab itu siapa yang menyangka,bahwa ia teguh berdiri,
hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!

1Korintus 10:12




Sabtu, 06 September 2014

(Bab 5 ) PENGHAKIMAN KEKAL


5
Penghakiman Kekal

 Dan sama seperti manusia ditetapkan
untuk mati hanya satu kali saja,
dan sesudah itu dihakimi
Ibrani 9:27

Seluruh umat manusia harus bertanggung-jawab kepada Penciptanya. Bagi seorang percaya/seorang Kristen sejati penghakiman Allah merupakan suatu sukacita yang besar, tetapi bagi orang berdosa merupakan suatu ketakutan.

Apa sebabnya?
Karena Allah menghakimi berdasarkan Kekudusan-Nya, Keadilan-Nya dan Kasih Setia-Nya. Salib Kristus adalah contoh yang sempurna dari Kekudusan Allah yang terpenuhi melalui Keadilan, yaitu dengan mati-Nya di atas kayu salib dan hal ini semua terjadi oleh karena Kasih setia-Nya yang abadi. Allah adalah Hakim atas semua orang dan penghakiman Allah atau hukuman Allah hanya berdasarkan Firman Allah yang telah di sampaikan kepada semua umat manusia.

Dan jikalu seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melaikan untuk menyelamatkannya. Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman. Yohanes 12:47-48


"Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan apa yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat"  2 Korintus 5:10

"Sebab TUHAN ialah Hakim kita,
TUHAN ialah yang memberi hukum bagi kita;"
Yesaya 33:22a

A. Allah Adalah Hakim

"Masakan Hakim segenap bumi
tidak menghukum dengan adil"
Kejadian 18:25b

(1). Allah menghakimi dengan keadilan dan kebenaran
Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan, dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama -sama di hadapan TUHAN, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kebenaran.
Mazmur 98:8-9

(2). Allah menghakimi berdasarkan perbuatan
Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.Wahyu 20:12b
Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatan-Nya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini. 
1Petrus 1:17

(3). Allah menghakimi tanpa memandang bulu / muka
Berarti Allah menghakimi tanpa melihat rupa luar kita, tetapi Allah melihat hati, pikiran dan perbuatan kita.
Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan? Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan. Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya. Yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan, tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri, yang tidak taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman. Penderitaan dan kesesakan akan menimpa setiap orang yang hidup yang berbuat jahat,…..tetapi kemuliaan, kehormatan dan damai sejahtera akan diperoleh semua orang yang berbuat baik,…..Sebab Allah tidak memandang bulu. Roma 2:4-11

(4). Allah menghakimi menurut apa yang ada di dalam hati kita, atau Allah menyelidiki isi hati seseorang.
Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi di dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus. Roma 2:16 

(5). Tidak ada yang tersembunyi di hadapan Allah
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebuh tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sum-sum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Dan tidak ada suatu makhluk pun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.
Ibrani 4:12-13

Allah akan menerangi orang yang baik hatinya, walaupun ia hidup dalam kegelapan, Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati.

Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah. 1Korintus 4:5

(6). Allah menghakimi menurut pengertian dari orang tersebut
Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat
Roma 2 :12 

Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela. Roma 2:15 

”Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah;
manusia melihat apa yang di depan mata,
tetapi TUHAN melihat hati.”
1 Samuel 16:7b



B. Allah Akan Menghakimi Melalui Tuhan Yesus

(1). Tuhan Yesus datang untuk menghakimi.
Kata Yesus: “Aku datang ke dalam dunia untuk menghakimi, supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat, dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, menjadi buta,”  Yohanes 9:39

(2). Penghakiman telah diberi kepada Tuhan Yesus oleh Allah Bapa.
Bapa tidak menghakimi siapa pun, melainkan telah menyerahkan itu seluruhnya kepada Anak, supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa, Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.

Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.
Yohanes 5:22-23,27

(3). Kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus
Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.
2 Korintus 5:10

C. Firman Allah Yang Menjadi Dasar Dari Penghakiman

(1). Firman Allah adalah Hakim
Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi Hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.
Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu Firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.
Yohanes 12:47-48


(2). Allah menghakimi menurut Kebenaran
Tetapi kita tahu, bahwa hukuman Allah berlangsung secara jujur
(kebenaran) atas mereka yang berbuat demikian. Roma 2:2





Dasar firman-Mu adalah kebenaran
dan segala hukum-hukum-Mu
yang adil adalah
untuk selama-lamanya.
Mazmur 119:160