1 KORINTUS 15: 42-45


Demikian pula halnya dengan kebangkitan orang mati. Ditaburkan dalam kebinasaan, dibangkitkan dalam ketidakbinasaan.

Ditaburkan dalam kehinaan, dibangkitkan dalam kemuliaan. Ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan.

Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah.

Seperti ada tertulis:"Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.
1 Korintus 15: 42-45

Sabtu, 06 September 2014

(Bab 5 ) PENGHAKIMAN KEKAL


5
Penghakiman Kekal

 Dan sama seperti manusia ditetapkan
untuk mati hanya satu kali saja,
dan sesudah itu dihakimi
Ibrani 9:27

Seluruh umat manusia harus bertanggung-jawab kepada Penciptanya. Bagi seorang percaya/seorang Kristen sejati penghakiman Allah merupakan suatu sukacita yang besar, tetapi bagi orang berdosa merupakan suatu ketakutan.

Apa sebabnya?
Karena Allah menghakimi berdasarkan Kekudusan-Nya, Keadilan-Nya dan Kasih Setia-Nya. Salib Kristus adalah contoh yang sempurna dari Kekudusan Allah yang terpenuhi melalui Keadilan, yaitu dengan mati-Nya di atas kayu salib dan hal ini semua terjadi oleh karena Kasih setia-Nya yang abadi. Allah adalah Hakim atas semua orang dan penghakiman Allah atau hukuman Allah hanya berdasarkan Firman Allah yang telah di sampaikan kepada semua umat manusia.

Dan jikalu seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melaikan untuk menyelamatkannya. Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman. Yohanes 12:47-48


"Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan apa yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat"  2 Korintus 5:10

"Sebab TUHAN ialah Hakim kita,
TUHAN ialah yang memberi hukum bagi kita;"
Yesaya 33:22a

A. Allah Adalah Hakim

"Masakan Hakim segenap bumi
tidak menghukum dengan adil"
Kejadian 18:25b

(1). Allah menghakimi dengan keadilan dan kebenaran
Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan, dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama -sama di hadapan TUHAN, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kebenaran.
Mazmur 98:8-9

(2). Allah menghakimi berdasarkan perbuatan
Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.Wahyu 20:12b
Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatan-Nya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini. 
1Petrus 1:17

(3). Allah menghakimi tanpa memandang bulu / muka
Berarti Allah menghakimi tanpa melihat rupa luar kita, tetapi Allah melihat hati, pikiran dan perbuatan kita.
Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan? Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan. Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya. Yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan, tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri, yang tidak taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman. Penderitaan dan kesesakan akan menimpa setiap orang yang hidup yang berbuat jahat,…..tetapi kemuliaan, kehormatan dan damai sejahtera akan diperoleh semua orang yang berbuat baik,…..Sebab Allah tidak memandang bulu. Roma 2:4-11

(4). Allah menghakimi menurut apa yang ada di dalam hati kita, atau Allah menyelidiki isi hati seseorang.
Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi di dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus. Roma 2:16 

(5). Tidak ada yang tersembunyi di hadapan Allah
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebuh tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sum-sum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Dan tidak ada suatu makhluk pun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.
Ibrani 4:12-13

Allah akan menerangi orang yang baik hatinya, walaupun ia hidup dalam kegelapan, Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati.

Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah. 1Korintus 4:5

(6). Allah menghakimi menurut pengertian dari orang tersebut
Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat
Roma 2 :12 

Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela. Roma 2:15 

”Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah;
manusia melihat apa yang di depan mata,
tetapi TUHAN melihat hati.”
1 Samuel 16:7b



B. Allah Akan Menghakimi Melalui Tuhan Yesus

(1). Tuhan Yesus datang untuk menghakimi.
Kata Yesus: “Aku datang ke dalam dunia untuk menghakimi, supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat, dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, menjadi buta,”  Yohanes 9:39

(2). Penghakiman telah diberi kepada Tuhan Yesus oleh Allah Bapa.
Bapa tidak menghakimi siapa pun, melainkan telah menyerahkan itu seluruhnya kepada Anak, supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa, Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.

Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.
Yohanes 5:22-23,27

(3). Kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus
Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.
2 Korintus 5:10

C. Firman Allah Yang Menjadi Dasar Dari Penghakiman

(1). Firman Allah adalah Hakim
Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi Hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.
Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu Firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.
Yohanes 12:47-48


(2). Allah menghakimi menurut Kebenaran
Tetapi kita tahu, bahwa hukuman Allah berlangsung secara jujur
(kebenaran) atas mereka yang berbuat demikian. Roma 2:2





Dasar firman-Mu adalah kebenaran
dan segala hukum-hukum-Mu
yang adil adalah
untuk selama-lamanya.
Mazmur 119:160




Tidak ada komentar:

Posting Komentar